Penyebab Eksim dan Pertanyaan Yang Biasanya Ditanyakan 4

Eksim kulit merupakan kelainan lokal pada kulit yang dikaitkan dengan reaksi tubuh terhadap beberapa faktor luar. Penyebab eksim kulit hingga kini belum terdeteksi secara pasti, tapi ditengarai eksim kulit berhubungan dengan reaksi imunitas tubuh seseorang. Jenis penyakit ini jamak ditemui di Indonesia, pada bayi sering juga disebut dengan ruam susu dan ruam popok. Bayi memang rentan terhadap penyakit ini, karena mereka memiliki kulit yang masih lemah.

Bagaimana Gejala eksim?
Sebenarnya penyakit eksim memiliki beberapa tipe dengan gejala yang khas pada masing-masing tipe, tetapi secara umum eksim memiliki gejala awal memerah pada kulit, rasa gatal, kulit mengering, kemudian sering terdapat lepuhan yang berisi cairan.

Sementara pada kondisi eksim kulit yang kronis ditandai dengan pembengkakan, kulit menjadi keras, tebal dan berkerak serta terjadi pigmentasi. Hal ini menunjukkan jika penyakit eksim telah berkembang hingga ke jaringan dalam kulit atau dermis.

Siapa saja orang yang beresiko menderita eksim kulit?
Eksim dapat menyerang siapa saja. Penyakit eksim tak terpengaruh oleh faktor usia, jenis kelamin atau jenis kulit. Tetapi pada kondisi tertentu, beberapa orang memiliki peluang lebih besar menderita eksim misalnya memiliki riwayat asma, alergi dan keturunan orang tua menderita eksim kulit.

Bagaimana cara penularan penyakit eksim?
Penyakit eksim merupakan penyakit kulit yang tidak menular. Tapi jika terdapat seorang penderita eksim kulit dalam satu keluarga maka kemungkinan besar akan ada anggota keluarga lainnya menderita pula, ini dikarenakan faktor keturunan saja.

Bagaimana cara pengobatannya?
Karena eksim pada umumnya bersifat lokal, maka pengobatannya diutamakan pada area yang menderita eksim kulit untuk mengurangi rasa gatal agar terhindar dari kemungkinan terjadinya infeksi akibat garukan kuku serta memberikan kelembaban pada kulit untuk mengatasi pengeringan dan penebalan kulit. Krim atau lotion pelembab kulit sangat dianjurkan untuk sesering mungkin dioleskan pada kulit penderita, atau dengan kompres dingin bagi bayi.

Kemudian dianjurkan pula bagi penderita untuk menghindari faktor-faktor yang dapat memperburuk penyakit eksim antara lain menjauhi benda yang menimbulkan reaksi alergi dan iritasi seperti detergen dan pakaian berbulu. Tetapi jika eksim kulit berlanjut ke kondisi yang kronis maka obat eksim yang umum diberikan adalah salep yang mengandung kortisteroid. Sementara jika muncul infeksi maka antibiotik diperlukan sebagai pembunuh bekteri.

4 thoughts on “Penyebab Eksim dan Pertanyaan Yang Biasanya Ditanyakan

  1. Reply okti saraswati Jan 16, 2012 14:46

    slmt siang,2 tahun ini sya terkena exsim sudah berobat ke dokter kulit memang menipis tp setelah itu timbul malah lebih banyak lagi,sy sudah pasrah,tp sebagai seorang wanita sy ingin kulit kaki sy normal seperti wanita kebanyakan,sy sedih memikirkan penyakit sy yg tak kunjung sembuh,mohon info nya.makasih

  2. Reply lala Jun 15, 2012 16:28

    sudah 8 tahun saya menderita eksim .. kenapa penyakit ini selalu kambuh .. saya sudah obati dgn cara tradisional maupun ke dokter..

  3. Reply rafika Sep 21, 2012 22:48

    kalau eksim yg hanya merah dan tidak gatal itu gmn ya?
    tp letak nya tidak pd lekukan di tubuh tp ada nya pd punggung.
    saya udh minum obat dan pakai salep tp knp ilang beberapa hari lalu timbul lg? mohon info nya ya. makasih

  4. Reply waid Oct 1, 2012 00:13

    assalamualaikum

    sekedar info aja , penggunaan lotion bayi hanya akan memperparah eksim . untuk eksim kering disarankan agar jarang mandi,ini dianjurkan karena semakin basah kulit, eksim akan semakin lama sembuhnya . terimakasih

    wassalam.

Leave a Reply

  

  

  

5